MASIGNALPHA102
2204480044298715660

Karakoram Highway, Salah Satu Jalan Raya Paling Berbahaya Di Dunia

Karakoram Highway, Salah Satu Jalan Raya Paling Berbahaya Di Dunia
Thursday, April 25, 2019
www.lowyinstitute.org/sites/default/files/2-%20IMG_7555.JPG
Saat ini pemerintah Indonesia sedang gencar-gencar nya pembangunan infrastruktur, terutama jalan tol. Tapi tahukah kita bahwa dibelahan dunia sana. Pembangunan infrastruktur sudah sangat mengagumkan. Yang saat ini kita bahas adalah Karakoram Highway, jalan penghubung lintas negara China dan Pakistan.
upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/e/e5/The_beautiful_Karakoram_Highway.jpg/800px-The_beautiful_Karakoram_Highway.jpg
Menurut Wikipedia.com, Jalan Raya Karakoram merupakan sebuah jalan raya terbesar di dunia. Jalan raya ini menghubungkan Tiongkok dan Pakistan, dengan ketinggian 4.693 meter (15.397 kaki). Jalan raya ini disebut juga National Highway 35 atau N35. Dibangun pada tahun 1966-1986. Panjangnya 1300 km.
4.bp.blogspot.com/-Um-FZK-uoJ0/WDwAhk3PKaI/AAAAAAAADFQ/r-6EUkm-OLc12ECAV7L17HccK4SVp47xACLcB/s640/kp5.jpg
Kebayang kan jalan raya yang melintasi pegunungan diketinggian 4.693 meter. 

Dilansir tribunnews.com, Karakoram Highway adalah jalur darat lintas negara sepanjang 1.300 km yang berawal dari kota Kashgar Xinjiang China hingga ibu kota Pakistan, Islamabad.
Karakoram Highway merupakan salah satu jalan darat paling berbahaya di dunia, bahkan masuk ke dalam" keajaiban dunia yang ke delapan".

Konon dalam proses pembangunan jalan ini banyak memakan korban jiwa, dari kedua negara. Hal ini dikarenakan medan yang sangat berat, suhu yang ekstrem, juga rawannya terjadinya longsor
2.bp.blogspot.com/-zfQWmRONJ2s/WDwBmPgHKiI/AAAAAAAADFs/oBwEx1NmEV4w-REaXNNOi8k5TK3oDoj1gCLcB/s640/k3.jpg 


Meskipun berada di wilayah China, tetapi di sana tidak seperti kebanyakan daerah China lainnya.
Secara fisik masyarakat Kasghar yang sebagian besar adalah suku Uyghur lebih seperti orang Turki atau Eropa Timur.



steemitimages.com/640x0/https://img.esteem.ws/mgwkvi403l.jpg
Selain jalan yang ekstrem, jalur ini merupakan salah satu jalur darat tertinggi di dunia. Dan di sini pula terdapat batas negara tertinggi di dunia (perbatasan Pakistan-China), yakni Border Khunjerab Pass dengan tinggi 4.700 mdpl.

media-cdn.tripadvisor.com/media/photo-s/0c/7c/b1/75/kkh-construction.jpg
Saat ini selain jalur pegunungan juga terdapat jalur jalan layang yang mempermudah perjalanan. Yang pembangunannya dimulai sejak tahun 2010 oleh kedua negara. Hal ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jalan.

Luar biasa sekali kan keberadaan jalan ini, yang menjadi satu satunya penghubung jalan darat di kedua negara tersebut. Jalan ini juga menjadi simbol persahabatan oleh kedua Negara.
Wah semoga negara kita juga semakin maju ya. Semakin banyak jalan terhubung semakin nyaman kita bepergian. Silaturahmi jadi semakin tersambung. Salam persatuan.


Sumber : id.m.wikipedia.org/wiki/Jalan_Raya_Karakoram
m.tribunnews.com/amp/travel/2015/11/10/karakoram-jalur-darat-paling-berbahaya-di-dunia-dan-tips-melintasinya-ala-traveler-yogya?page=4
Silahkan komen sesuai topik, berbicaralah dengan sopan,... terimaksih sudah berkunjung.

  1. Waduh ngeri juga ya gan jalannya, harus jaga kecepatan dan tahan ngantuk. Salah dikit ajal bisa menjemput...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya sis...tapi konon sekarang infrastruktur nya dah jauh lebih baik...

      Delete
  2. saya lihatnya aja udah mumet kepala mas...

    ReplyDelete
  3. Oh jalan seperti ini kali ya yang sering dipakai untuk lokasi syuting film2 luar sana. Jalan yang panjang perlintasan antar negara.

    ReplyDelete
  4. ngeri amat nih jalannnya
    yg jadi sopir logistik taruhannya nyawa, klo ga konsentrasi bisa lewat

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya gan...tapi emang jalan ini menghubungkan dua negara , jadi sangat dibutuhkan...

      Delete
  5. Kalau di Indonesia dimana ya mas??

    salam akktif.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah kurang tahu...tapi jalur pangalengan ke pantai rancabuaya agak mirip, walaupun ga se ektrim ini.. .

      Delete
  6. Jalannya keren, kayak di film-film. Tapi, aku nggak mau terjebak lewat di sana. Takut... Gitu tuh ada nggak sih warga biasa yang lewat sana dengan santainya?
    Serem lho!

    ReplyDelete
    Replies
    1. kayaknya sekarang infrastruktur nya dah semakin bagus sis...

      Delete
  7. Dari dulu gw selalu pengen nyobain jalur ini. Ya ampun kapan gw backpackingan ke China lagi kaya dulu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kapan ya gan...kita tunggu artikel nya saja gan...semoga bisa backpackeran kesana...he

      Delete
  8. Kalau dilihat dari proses dan gambarnya memang mengerikan mas tapi sengeri-ngerinya jalan lintas negara tersebut, yang menjadi pertanyaan saya adalah apakah ada begal ya disana? Biasanya kalau jalan sepi adalah lokasi begal beraksi heheee...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya gan keamanan kayaknya juga menjasi isu utama...namanya kejahatan pasti ada aja gan...

      Delete
  9. Wih Kerennnnnn . Semoga suatu hari nanti bisa kesana....

    ReplyDelete
  10. aiiih sama seremnya dengan Storseisundet yah, cuma beda sensasi aja, yang satu kering yang satu basah, wkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah belum tahu mbak soal Storseisundet... bisa dibikin nih artikelnya...he

      Delete
    2. Iya dibikin aja bang, banyakin foto2nya, keren banget itu, berasa gimana lah pokoknya, penget banget kesana, wkwkwk

      Delete
    3. lagi mengumpulkan energi menulis mbak...kok gak ngumpul - ngumpul...he

      Delete
  11. yang SIMnya nembak musti hati lewat sini hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. kayaknya banyak orang Indonesia yang sim nya nenbak pak...he

      Delete
  12. salfok dengan semoga panjang hubungan pertemanan China dan pakistan

    ReplyDelete
    Replies
    1. mau tidak mau china sekarang adalah raksasa ekonomi dunia, kerjasama ekonomi jadi tidak terhindarkan...

      Delete
  13. Wow tinggi banget jalannya dari permukaan air laut. Kendaraan tenaganya sudah pasti jauh berkurang karena oksigen semakin berkurang ditempat yang tinggi

    ReplyDelete
    Replies
    1. bisa jadi warga disana sudah beradaptasi gan...

      Delete