MASIGNALPHA102
2204480044298715660

Antara Males Ngeblog dan Pesta Demokrasi Indonesia 2019

Antara Males Ngeblog dan Pesta Demokrasi Indonesia 2019
Tuesday, April 23, 2019
Antara Males Ngeblog dan Pesta Demokrasi Indonesia 2019
Sudah seminggu ini penulis males ngeblog, buka blog pun males. Salah satu pemicunya adalah berbagai kesibukan sehari-hari dan juga satu hal lain. Entah kenapa jadi males aja, padahal tujuan awal penulis ngeblog pengen mengisi waktu. Padahal biasanya setiap minggu pasti penulis update postingan blog. Dikepala juga sudah menumpuk ide tulisan yang akan direalisasikan menjadi sebuah artikel(weleh).

Kali ini penulis tidak akan bikin artikel, bagaimana cara mengatasi malas menulis(ngeblog). Malas ini ga ada obatnya kecuali dari kemauan sendiri, (jangan protes ya) tapi kemalasan itu harus tetap dilawan.

Kenapa masih menulis blog aja?
  1. Monstanima adalah berawal dari keresahan penulis, ketika keresahan ini sudah tak tertampung lagi di pikiran, maka meletuslah menjadi sebuah tulisan. Dan hasilnya akan menjadi sebuah artikel di dalam blog ini.
  2. Ngeblog juga berfungsi untuk mendokumentasi kan ilmu-ilmu hasil berselancar didunia maya., juga implementasi sehari-hari. Poin kedua ini adalah juga pendapat salah seorang Blogger, mungkin juga kalian, dan penulis mengamininya.
Selama masih ada keresahan dalam hati dan pikiran yang perlu dituangkan ke dalam tulisan. Seperti penulis akan tetap terus menulis walaupun ga harus di dalam blog, mungkin di secarik kertas saja.
Jadi motivasi menulis besar dari sebuah keresahan. Apalagi peristiwa ditanah air kita ini yang sedang hangat-hangat nya. Jika dijadikan sebuah keresahan, bisa tiap hari ngeblog.

Peristiwa proses pemilihan umum Indonesia 2019
Sudah dari kemarin jari-jemari ini gatal ingin mengulas tentang proses pemilu indonesia 2019 ini. Tapi hati menjadi riskan karena adanya dua kubu yang sangat antusias dengan calon pilihannya.

Terus penulis ada di kubu mana? Penulis tidak ada disalah satu kubu, tetapi penulis juga punya salah satu pilihan, kalian juga begitu gan. Pemilu tahun ini terasa melelahkan, karena kampanye yang panjang (kurang lebih tujuh bulan), juga pemilu tahun ini sekaligus pemilihan calon legislatif.

Bicara dukung mendukung akan sangat melelahkan, karena pasti akan terjadi perdebatan. Kenapa kita selalu berdebat ya, padahal berdebat itu adalah sesuatu yang sia-sia dan agama pun melarangnya.
Seharusnya kita lebih mengedepankan diskusi, karena dengan diskusi menghasilkan solusi. Saling menghargai berbagai pendapat dalam diskusi akan menghasilkan kesimpulan yang baik.

Saat hari pencoblosan dimulai
Suasana hari H pencoblosaan mirip sekali suasana hari lebaran, jalanan sepi dan lengang(khususnya Kabupaten Bandung. Beberapa warga pun ada yang mudik. Saat hari H pencoblosan, sedih sekali penulis tidak bisa ikut mencoblos(ini pasti kecurangan!). Waduh sabar bung!

Penulis domisili di Bandung, sedang KTP penulis asal Solo. Seharusnya penulis mengurusnya H-7, tetapi karena kesibukan penulis enggan mengurusnya. Tapi penulis juga mencari informasi dari berbagai portal berita, website, sampai aplikasi KPU. Dari kesemuanya tiadak ada informasi yang mendukung pendaftaran v.i.a online. Kenapa yah media online tidak dimanfaatkan maksimal.

Saat hari H penulis sempat bertanya kepada petugas KPU. Kata beliau sebenarnya bisa cukup menunjukan foto form(lupa nama formnya apa?) dari daerah asal. Sangat mudah sekali. Tapi disini malah menunjukkan kekurangan mereka, penulis sempat menyampaikan ke petugas,"Kenapa ga ada sosialisasi sama sekali, padahal banyak sekali perantauan disini, dan akhirnya mereka kehilangan hak suaranya termasuk saya. 

Bahkan adik saya yang mempunyai KTP setempat hampir kehilangan hak suaranya karena tidak mendapat surat suara. Walaupun akhirnya bisa mencoblos juga sekitar pukul 12 dengan menunjukkan E-KTP.

Tapi penulis tidak mau berdebat, karena sudah jelas aturannya, dan mereka sudah cukup bekerja keras walaupun masih banyak kekurangan. Kita hargai kerja keras dan usaha mereka dalam mewujudkan pesta demokrasi di negeri kita, agar pengorbanan waktu, tenaga bahkan nyawa para petugas tidak sia-sia.

Kesimpulan
  • Menulis itu akhirnya menjadi tuntutan ketika masih ada keresahan yang ingin disampaikan, walaupun sebenernya lagi males nulis. Mungkin banyak yang tidak setuju, tapi pada akhirnya seperti sebuah karya akan menjadi kesenangan ketika ada yang mengapresiasi.
  • Tututan menulis seperti ketika kita pengen curhat kepada seseorang (pokoknya kudu). Melihat perkembangan berbagai hal disekitar kita membuat kita semakin kritis, salah satunya dinamika di negeri ini. Dan menulis adalah salah satu cara menyampaikan suara dan pendapat kita (itulah demokrasi).

Yah itulah Antara Males Ngeblog dan Pesta Demokrasi Indonesia 2019. Walaupun sebenarnya ga begitu nyambung tapi kita sambungin saja, karena intinya adalah menulis. Sekian dari kami, terimakasih, semoga bermanfaat.
Ifin Rahargo

Saya adalah seorang ayah, seorang suami yang sekedar mempunyai hobi ngeblog.

Silahkan komen sesuai topik, berbicaralah dengan sopan,... terimaksih sudah berkunjung.

  1. Saya juga makin jarang update artikel gan :v

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah kenapa gan...kalau saya , memang mulai sibuk bgt...

      Delete
    2. Saya juga udah masuk masa sibuk :v sama kita gan

      Delete
  2. Kalo dulu saya ngeblog emang seneng, soalnya suka nulis dan nyari media buat melampiaskan curhatan juga. Tapi sekarang mulai nyoba main Adsense, nulis artikel harus sesuai niche, dan itu agak berat ternyata ya, jadi agak males juga akhir-akhir ini mau update hehehe.. Tapi dijalani saja lah, buat mengisi waktu, siapa tau yang ditulis bisa bermanfaat, untung-untung bisa sampai menghasilkan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya gan...ngejar adsense malah bikin males nulis...sekarang dari tiap minggu update artikel jadi tiap bulan saja minimal 1 artikel...yang penting ada tulisan, tapi bisa juga 1 bulan ada 2 atau 3 tulisan...

      Delete
  3. mood nya naik turun buat ngeblog nih ya gan, apalagi udah kerja, pulang" bukannya ngetik malah ngantuk haha

    ReplyDelete
  4. Kadang rasa malas itu juga muncul di angan saya dari beragam faktor. Misalnya ketika tidak ada berita bagus untuk diposting, ide mentok nggak tau mau nulis apa, dan lain-lain.

    Tapi, kita ambil sisi positifnya saja dengan melakukan blogwalking. Seperti yang saya lakukan ini, siapa tahu dapet inspirasi biar makin semangat menulis lagi :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya sis...main ke blog teman2 buat nambah inspirasi...

      Delete
  5. Jangan dilama-lamain males ngeblognya, mas :)

    Sedikit saran, ya ...
    Kalau pas muncul ide penulisan, segera dicatat di selembar kertas saja, biar ngga kelupaan.
    Terus dihari berikutnya, pas punya waktu luang tinggal dirangkai.

    Cara satu ini terbukti cukup ampuh jadi satu penyemangat menulis tersendiri.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener banget gan...saya juga kadang begitu...

      Delete
  6. Memang sepengalaman saya sebagai blogger sejak 2009 faktor paling berat memang saat update konten artikel blognya, asal kita konsisten dan optimis pasti bisa sukses Gan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya gan, motivasi ngeblog kadang naik turun...sedang mengumpulkan energi baru. ini...

      Delete
  7. Ini nih yang kemaren mengganjal di pikiran saya, yang merantau bisa dapet hak suara gk? Bisa asal punya formulir A5, sedangkan A5 ini harus udah pegang terakhir akhir maret, terus gimana yang belum punya sedangkan waktu udah mepet? Tetep bisa, tinggal datang aja bawa KTP tp akan dilayani jam 12 - 1 siang. Ini yang orang perantauan gk tau. Tapi kebanyakan teman-teman saya yang perantauan malas mencoblos karena banyak alasan, jam 12 siang lama, panas, ribet isi formulir, dan alasan klasik seperti enggak tau. Saya tidak menyalahkan karena memang kurangnya sosialisasi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. untuk yang bawa ektp, khusus warga sekitar gan...kalau perantauan tetep harus bawa formulir tertentu dan harus lapor dpt asal gan...emang sih dipermudah kita tinggal tunjukin form kita di daerah asal...bisa via WA, tapi saya tahunya pas hari H... nihilnya sosialisasi memang jadi persoalan...di web KPU nya aja juga ga ada informasi apapun...tp yq sudah lah...toh pemilu sudah selesai terlaksana...

      Delete
  8. Replies
    1. keduanya menghambat buat ngeblog ya pak...tapi seneng nulis juga....😁

      Delete
    2. Sama, tapi malesnya kelebihan, wkwkwk

      Delete
  9. Hai Kakak Monstanima... Wah... Lama sekali Kakak belum posting lagi. Yuk ah, kurangi males nulisnya Kak, Pemilu juga sudah lewat, tapi sebenarnya sampai detik ini, aku masih belum bisa move on dari Pemilu 2019.

    Aku suka ngeblog sampai sekarang dan masih berusaha konsisten menulis juga.

    Semangat dan terima kasih Kak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya sudah lama sekali mbak... sangat sibuk di dunia nyata... he
      sama lagi mengumpulkan energi baru buat blog...
      semangat terus menulis saja mbak...

      Delete